TIPS AMAN KETIKA ANAK TERPISAH DI SAAT BANJIR MELANDA


TIPS AMAN KETIKA ANAK TERPISAH DI SAAT BANJIR MELANDA
Doc pic internet


Hallo lovers ♥️ 
Selamat Tahun Baru 2020, semoga di tahun ini kita semua selalu di berikan kesehatan, rejeki yang berlimpah juga kebahagiaan.

Ini artikel pertama saya ditahun 2020, mengawali tahun 2020, saya banyak melihat bencana dan kedukaan yang terjadi di Jakarta dan daerah- daerah lainnya di lndonesia akibat banjir.

Alhamdullilah saya dan keluarga tidak terkena dampak bencana banjir, walaupun banyak sekali sahabat-sahabat saya yang terkena bencana banjir, mulai dari yang atap rumahnya rubuh, terkena pemadaman listrik, harta benda yang hilang atau rusak dan juga yang mengharuskan mereka mengungsi ketempat yang lebih aman karena banjir yang sudah terlampau tinggi.

Bencana memang tidak dapat dihindari, baik karena alam maupun ulah manusia sendiri, tetapi bagaimana bila bencana banjir datang tiba-tiba, saat kita tidak bersama anak-anak, apa lagi saat ini anak-anak sudah mulai beraktifitas di luar rumah seperti ke sekolah.

saya sendiri tidak dapat membayangkan bila bencana banjir datang tiba-tiba saat anak-anak jauh dari saya.  Ada beberapa tips yang saya lakukan bila hal itu terjadi agar anak aman dari banjir.


TIPS AMAN KETIKA ANAK TERPISAH DI SAAT BANJIR MELANDA
Doc pic internet

TIPS AGAR ANAK AMAN DARI BANJIR.

1. Memberikan Informasi.

Memberikan pemahaman dan informasi kepada anak segala sesuatu yang menyangkut banjir, tidak dapat secara instan tetapi secara berkala dan continue agar anak dapat mengerti, katakan bahwa bencana banjir terjadi di mana saja & korbannya bisa siapa saja.

2. Membuat Kesepakatan Bersama Anak.

Sebelum bencana banjir terjadi, kita orang tua harus membuat kesepakatan dengan anak, apa yang harus dilakukan dan dimana titik temu bila bencana banjir terjadi jika jauh dari orang tua dengan cara :

a. Membuat kartu darurat yang berisi nomor telphone orang tua, nama orang tua juga alamat rumah yang harus selalu dibawa anak.

b. Membuat peta kesepakatan bencana, misalkan jika anak berada di sekolah, kita membuat peta lokasi di sekitar sekolah, tentukan titik ke mana mereka harus mencari tempat yang aman jika di dalam area sekolah sudah tidak memungkinkan  atau dengan mengikuti intruksi dari guru.

Bila bencana bukan di lokasi sekolah, kita membuat kesepakatan agar anak pergi ke tempat ramai, rumah sakit atau tempat pengungsian seperti kelurahan dll, agar mempermudah meminta pertolongan.

3. Memberitahu Prinsip Air.

Ajari anak tentang prinsip sederhana air, karena air mengalir ke dataran yang lebih rendah, sehingga anak dapat memahami jika banjir terjadi harus ke tempat yang lebih tinggi agar terhindar dari banjir.

Ajari anak tentang prinsip arus air, agar anak tidak bermain dengan air banjir, karena air banjir memiliki arus yang berbeda di setiap tempat.


TIPS AMAN KETIKA ANAK TERPISAH DI SAAT BANJIR MELANDA
Doc pic internet

4. Hindari air kotor dan bermain air banjir

Beritahu anak untuk menghindari air kotor seperti air banjir karena air banjir mengandung bakteri atau virus yang berbahaya untuk kesehatan, dan untuk menghindari air agar tidak tersetrum akibat dari aliran listrik atau sumber elektronik di sekitarnya.

Melakukan stimulasi  yang diterapkan dalam kegiatan hari-hari untuk tidak memegang aliran listrik atau barang elektronik dalam keadaan tangan basah maupun dalam keadaan kaki tidak menggunakan alas kaki (sandal/sepatu).

Melarang anak untuk bermain dengan air banjir karena tiap anak mempunyai daya tahan tubuh yang berbeda sehingga kondisi yang di alami juga berbeda.

Anak yang sering mengalami banjir dengan anak yang tidak pernah mengalami banjir memiliki resistensi terhadap suasana banjir yang berbeda.

5. Update Informasi.

Selalu update perkembangan bencana, baik dari orang lain maupun dari radio, televisi dan tidak ada salahnya membeli walkie talkie di rumah agar dapat update dari saluran penyelamat banjir.

6. Asuransi.

Membuat asuransi seperti asuransi bangunan, kendaraan jika memungkinkan dan asuransi kesehatan (BPJS), karena bencana banjir  yang tidak terduga sehingga apa yang kita asuransikan  bisa tercover, dan jika salah satu anggota keluarga terutama anak-anak menderita penyakit akibat banjir dapat dicover oleh asuransi tersebut.

7. Menjaga kebersihan.

Mengajari anak untuk selalu mencuci tangan sebelum makan dan selalu mandi, apabila kondisinya tidak memungkinkan, setidaknya pastikan selalu  ada antiseptik pembersih tangan.


TIPS AMAN KETIKA ANAK TERPISAH DI SAAT BANJIR MELANDA
Doc pic internet

8. Bersihkan sisa banjir.

Jika banjir sudah surut dan aman, periksa keadaan rumah terutama kondisi listrik dan peralatan lainnya sebelum anak menjelajahi isi rumah terlebih dahulu.

Batasi partisipasi anak untuk membersihkan rumah paska banjir, karena rumah yang terkena dampak banjir merupakan sumber penyakit, dan belum tentu daya tahan tubuh anak dalam kondisi baik, karena tiap anak berbeda daya tahannya.

Pastikan semua mainan kesayangan anak yang terkena banjir sudah dalam keadaan bersih, sebelum anak memainkannya

Jangan sampai anak terluka maupun sakit jika rumah belum cukup aman untuknya.

Semoga tips aman untuk anak ini bermanfaat
Semoga kita selalu diberi keselamatan dan tetap waspada selama banjir.

Salam hangat penuh cinta & kebahagiaan
❤️ Rizkha Andhin ❤️



















Komentar

  1. Preparation emang harus ada ya kalau sudah memjadi langganan banjir dan juga harus ada edukasi berkenaan dengan banjir itu sendiri.

    BalasHapus
  2. kalau anak udah dikasih tahu gini mungkin mereka engga akan trauma pasca banjir mbak. keren tipsnya.

    BalasHapus
  3. Makasih tipsnya bunda, sangat bermanfaat baget buat para pembaca

    BalasHapus
  4. Baguuus tips2nya mba. Aku bakal ajarin anak2ku ttg ini jg. Alhamdulillah aku sekeluarga jg ga kena banjir, tp anak2 banyak nanya ttg kejadian THN ini, Krn ini pertamakali mereka melihat musibah begini. Si adek kmrn melihat air begitu udh lgs nanya aja, apa bisa berenang di dalamnya wkwkkwwk. Makanya aku mau ajarin mereka lg ttg tips soal banjir ini, biar ga asal nyemplung kalo ketemu air :D.

    BalasHapus
  5. nah edukasi yang semacam ini harus ditingkatkan nih mba, supaya semua anak - anak dapat lebih waspada terhadap banjir dan antisipasi sejak awal. semoga tidak ada lagi banjir yah mba aamiin

    BalasHapus
  6. Keren postingannya! pembahasannya menarik sekali..

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

MEROKOK SALAH SATU PENGHAMBAT PENYAKIT PARKINSON ? YUK KITA LEBIH MENGENAL PARKINSON

PELUANG MENCARI PENGHASILAN SEBAGAI CONTENT CREATOR HANDAL BERSAMA REVU

MENGUJI ARDENALIN WAHANA BARU MOLA-MOLA JET SPINNER DI OCEAN DREAM SAMUDRA ANCOL